Beranda » Blog » Waymo menarik kembali semua mobil tanpa pengemudi setelah kecelakaan taksi tanpa pengemudi

Waymo menarik kembali semua mobil tanpa pengemudi setelah kecelakaan taksi tanpa pengemudi

Diposting pada 13 Juni 2024 oleh admin / Dilihat: 0 kali

Bulan lalu, taksi Waymo yang bisa mengemudi sendiri bertabrakan dengan tiang telepon di Phoenix, Arizona. Beruntung, mobil tanpa pengemudi tersebut sedang dalam perjalanan untuk menjemput penumpang dan kendaraan tersebut sedang kosong pada saat kecelakaan terjadi. Robotaxi tersebut rusak tetapi tidak ada manusia yang terluka.

Namun, kejadian di bulan Mei ini menyebabkan Waymo mengeluarkan a penarikan kembali secara sukarela dari seluruh armadanya yang terdiri dari 672 kendaraan otonom. The Verge mengatakan bahwa Waymo mengajukan penarikan kembali ke Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA) dan pembaruan perangkat lunak telah dikeluarkan untuk semua kendaraan.

Menurut laporan The Verge, penarikan kembali Waymo tidak dilakukan dengan pembaruan over-the-air seperti yang biasa terjadi pada perusahaan seperti Tesla. Pembaruan perangkat lunak dipasang di kendaraan oleh para insinyur di depot pusat Waymo.

Penarikan kembali Waymo pada tahun 2024

Ini menandai penarikan kembali Waymo yang kedua dalam kurun waktu beberapa bulan saja.

Awal tahun ini, perusahaan diumumkan penarikan sukarela seluruh armadanya, yang kemudian terdiri dari 444 kendaraan, setelah serangkaian kecelakaan yang melibatkan kendaraan tanpa pengemudi Waymo.

Kecepatan Cahaya yang Dapat Dihancurkan

Pada Desember 2023, dua taksi Waymo menabrak truk pickup yang sama yang sedang ditarik. Kecelakaan terjadi dalam hitungan menit satu sama lain. Tidak ada korban luka yang dilaporkan. Seperti kejadian terbaru, kecelakaan tersebut juga terjadi di Phoenix. jalan keluar ditangani masalah ini melalui pembaruan perangkat lunak yang diselesaikan pada bulan Januari. Waymo mengumumkan penarikan tersebut pada bulan Februari dan mengaitkan masalahnya dengan kesalahan perangkat lunak.

NHTSA bersama bulan lalu pihaknya sedang menyelidiki Waymo, yang dimiliki oleh perusahaan induk Google, Alphabet, atas masalah keselamatan terkait mobil tanpa pengemudi yang beroperasi di jalan umum. Pemerintah federal saat ini tidak memiliki seperangkat aturan khusus untuk mobil tanpa pengemudi. Standar-standar yang ada sebagian besar telah diberlakukan di tingkat negara bagian.

Namun, NHTSA mewajibkan perusahaan mobil self-driving untuk mengungkapkan kecelakaannya kepada badan tersebut. Hingga bulan lalu, Waymo telah melaporkan 22 insiden di mana mobil otonom perusahaan tersebut menjadi “satu-satunya kendaraan yang dioperasikan saat terjadi tabrakan” atau “menunjukkan perilaku mengemudi yang berpotensi melanggar undang-undang keselamatan lalu lintas.” Dari kejadian tersebut, 17 di antaranya melibatkan kecelakaan.

Waymo juga bukan satu-satunya perusahaan kendaraan tanpa pengemudi yang menghadapi pengawasan dari NHTSA. Badan tersebut juga sedang menyelidiki Zoox milik Amazon serta mengevaluasi masalah terkait teknologi self-driving Tesla dan Ford.

Bagikan ke

Waymo menarik kembali semua mobil tanpa pengemudi setelah kecelakaan taksi tanpa pengemudi

Saat ini belum tersedia komentar.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Waymo menarik kembali semua mobil tanpa pengemudi setelah kecelakaan taksi tanpa pengemudi

Chat via Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

Iffah
● online
Iffah
● online
Halo, perkenalkan saya Iffah
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: